Sukses Dengan Law of Attraction
Sahabat Nasa sekalian - pada kesempatan kali ini kita akan share mengenai law of attraction, yaitu hukum tarik menarik untuk meraih keberhasilan.
Tentu bagi Anda yang sudah berkecimpung di dunia pengembangan diri sudah tidak asing lagi dengan law of attraction, yakni bagaimana kejadian-kejadian yang kita alami sesungguhnya sebagaian besar adalah kita sendiri yang menginginkan.
Baiklah, untuk memahami law of attraction ini sudah banyak sekali buku yang mengulasnya, karena law of attraction ini sudah populer 100 th belakangan ini. Namun kali ini kita akan ringkas menjadi 3 hal penting dalam komponen law of attraction yang wajib Anda ketahui.
1. Atensi
Ya benar, atensi, yakni memberikan perhatian. Sebagian orang yang belum menyadari mengenai law of attraction biasanya akan sembarangan memberikan perhatian atau atensi.
Atensi sendiri adalah berfikir secara fokus akan suatu hal yang kita lihat, sampai dengan tingkat memikirkan akan substansi atau hakikat dari apa yang kita lihat tersebut ( bisa berupa kejadian ).
Dalam hukum LOA ( Law Of Attractin ) ini, atensi berperan penting dalam kehidupan kita. Apabila kita memberikan atensi pada hal-hal positif maka sebenernya kita sedang menarik hal-hal positif datang kepada kita, demikian sebaliknya, apabila kita menarik hal-hal negatif maka kita sedang menarik hal tersebut datang ke kita.
Contoh pertama
Ketika Anda melihat televisi. Jika Anda sering melihat siaran channel bisnis, maka otak dan sikap kita akan terkondisi dengan hal positif yakni belajar bisnis. Namun jika yang Anda lihat keseringan sinetron tentang kesedihan dan rusaknya rumah tangga, maka sebenernya otak kita terkondisi untuk hal tersebut
Teman dan lingkungan juga sangat berpengaruh. Jika Anda memiliki teman dengan pola pikir yang baik, maka Anda sedang menarik hal hal baik. Demikian juga sebaliknya, jika Anda berteman dengan orang yang negatif dan Anda sangat akrab dengan dia, maka sesungguhnya Anda sedang meracuni diri Anda sendiri dengan hal yang negatif.
Contoh kedua
Permisalan Anda menginginkan sebuah benda, kita ambil contoh misal mobil PAJERO. Maka berikan Atensi pada mobil tersebut, sampai Anda mengerti betul bentuk mobil, harganya, spesifikasinya, warnanya, type tahunnya, tahun produksinya, sampai Anda tau detail, ini artinya Anda memberikan Atensi.
2.Koneksi
Terkait dengan poin pertama di atas, maka selanjutnya adalah koneksi atau keterhubungan. Setelah Anda memberikan Atensi, maka Anda akan mengalami yang namanya Koneksi tersebut.
Contoh : Ketika Anda memberikan Atensi pada mobil pajero putih, maka otak secara otomatis akan mengkoneksikan diri Anda dengan pajero putih di seluruh dunia. Sehingga ketika Anda bepergian, maka Anda akan menjumpai banyak sekali pajero putih di perjalanan, yang biasanya kita tidak menyadarinya, namun kini pajero putih itu bermunculan begitu saja di depan kita.
Itu yang disebut dengan koneksi, atau keterhubungan diri kita pada hal yang kita berikan atensi sebelumnya, jadi hati-hati dengan atensi Anda.
3.Vibrasi
Nah yang terakhir ini memang agak rumit, namun begini akan saya jelaskan. Jadi alam semesta ini sebenernya merespon semua gelombang yang kita kirim, yaitu dari atensi dan koneksi tersebut.
Jika kita memiliki atensi dan koneksi yang sangat kuat pada suatu hal, maka alam semesta akan merespon sebagai "itu keinginan Anda". Sehingga tanpa kita sadari, otak kita akan mencari solusi dari atau jalan keluar sendiri untuk mewujudkannya, walaupun secara sadar kita lupa.
Sumber : SB30
Cara Sukses Dengan Law Of Attraction
Kata SUKSES adalah hal yang sifatnya positif. Maka untuk memperoleh kesuksesan kita harus memberikan atensi pada kesuksesan, agar terkoneksi dengan kesuksesan, dan akhinya vibrasi alam semesta menjadikan otak kita mencari jalan kesuksesan.